Rabu, 10 Desember 2014

Pasteurisasi Susu

Wah, kenapa di blog jadi ngepost tentang Teknologi Pangan?
Saya sedang rindu dunia perkuliahan hehe..
Selain itu saya sedang buka-buka laptop, sayang kalau file-file kuliah hanya bertengger di folder laptop saja.
Tulisan-tulisan ini sebagian besar dari laporan yang saya buat.
Mungkin kedepannya saya juga akan unggah ebook melalui Scribd.

Mengapa susu memerlukan penanganan (proses thermal)?
Susu merupakan bahan makanan yang lengkap dan seimbang seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Hal tersebut menyebabkan susu merupakan medium yang sangat disukai oleh mikrooganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga dalam waktu yang sangat singkat susu menjadi tidak layak dikonsumsi bila tidak ditangani secara benar.

Apa yang dimaksud dengan pasteurisasi?
Pasteurisasi susu merupakan proses pemanasan susu yang bertujuan mencegah kerusakan pada susu. Terdapat dua jenis pasteurisasi yang dikenal, yaitu holding method  dan high temperature short time (HTST). Dalam holding method sejumlah besar susu dipanaskan seluruhnya sampai suhu tertentu selama suatu jangka waktu tertentu. Waktu dan suhu yang biasa dipergunakan adalah 30 menit pada suhu 65oC untuk metode batch, sedangkan dalam metode HTST, susu ditahan selama 15-16 detik pada suhu 71,7oC dan 75oC dengan menggunakan plate type heat exchanger (Buckle et.al., 1985). 

Bagaimanakah kombinasi suhu dan lama pasteurisasi?
Menurut Britz dan Robinson (2008), pasteurisasi dapat dilakukan pada suhu 72 oC selama 15 detik untuk metode HTST dan 63oC selama 30 menit untuk metode batch. 

Apakah fungsi pemanasan pada susu selain menbunuh mikroorganisme?
Pemanasan dilakukan untuk menginaktifkan enzim lipase yang menyebabkan susu menjadi tengik (Koswara, 2009).

Apakah warna alami susu?
Warna susu berkisar antara putih kebiru-biruanan sampai kuning kecoklat-coklatan. Warna putih pada susu serta kenampakannya adalah akibat penyebaran butiran-butiran koloid lemak, kalsium kaseinat, dan kalsium fosfat, dan bahan utama yang memberi warna kekuningan adalah karoten dan roboflavin (Buckle, 1985).

Bagaimanakah rasa susu?
Rasa gurih/ asin berasal dari klorida, sedangkan rasa manis berasal dari laktosa (Buckle, 1985).

Bagaimanakah ciri susu yang sudah rusak?
Aroma susu  menyimpang (agak asam) sebagai akibat dari aktivitas bakteri yang memecah laktosa membentuk asam laktat (Rachmawan, 2001). Selain itu susu menjadi berlendir dan menggumpal.

Bakteri apa saja yang dapat menyebabkan kerusakan pada susu?
Bakteri pencemar dalam susu dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu bakteri patogen dan bakteri pembusuk. Bakteri pembusuk seperti Micrococcus sp., Pseudomonas sp., dan Bacillus sp. akan menguraikan protein menjadi asam amino dan merombak lemak dengan enzim lipase sehingga susu menjadi asam dan berlendir. Beberapa Bacillus sp. yang mencemari susu antara lain adalah  B. cereus, B. subtilis, dan  B. licheniformis (Suwito, 2010). Penggumpalan susu dapat diakibatkan oleh pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme, salah satunya oleh  Bacillus aureus (Walstra et.al, 1999).

Pada pembuatan susu cokelat, bubuk cokelat yang ditambahkan seringkali mengendap. Mengapa hal tersebut terjadi?
Pada pembuatan susu pasteurisasi cokelat, dilakukan penambahan bubuk cokelat. Bubuk cokelat memiliki berat jenis yang lebih besar dibandingkan susu. Berat jenis bahan yang lebih tinggi dibandingkan berat jenis susu menyebabkan bahan bergerak ke bawah yang disebut dengan sedimentation/ sedimentasi atau pengendapan (Warkoyo dan Hudyatmoko, 2007). 

Bagaimana cara mengurangi sedimentasi?
Untuk mengurangi sedimentasi perlu digunakan bahan penstabil, salah satunya karaginan. Karaginan merupakan turunan polisakarida linear bersulfat yang diekstrak dari rumput laut (alga merah), misalnya Eucheuma sp. Karaginan dapat berfungsi sebagai emulsifier, stabilisator, koagulator, dan gelling agent (Warkoyo dan Hudyatmoko, 2007). 

Bagaimana cara kerja bahan penstabil?
Penambahan bahan penstabil ini untuk mendorong terbentuknya ikatan kimia seperti ikatan garam, ikatan hidrogen, ikatan sulfida dan interaksi hidrofobik yang berperan untuk membangun struktur jaringan tiga dimensi sehingga sifat emulsi produk dapat dipertahankan dan diperbaiki. Penambahan karaginan akan menyebabkan gugus hidrofilik menyerap air sehingga mampu meningkatkan viskositas fase kontinyu yang mengakibatkan protein miofibril yang membentuk suatu matrik yang menyelubungi globula lemak menjadi kokoh yang akhirnya meningkatkan stabilitas emulsi. Aplikasi karaginan banyak digunakan dalam produk-produk berbasis susu karena dapat membentuk kompleks dengan kalsium dan protein susu  (Warkoyo dan Hudyatmoko, 2007). 

Penambahan karaginan akan meningkatkan kekentalan (viskositas) susu. Mengapa hal tersebut terjadi?
Susu yang diberi karaginan dengan konsentrasi lebih tinggi memiliki viskositas yang lebih tinggi pula. Viskositas larutan terutama disebabkan oleh sifat karaginan sebagai polielektrolit. Gaya tolakan antar muatan negatif sepanjang rantai polimer yaitu gugus sulfat, mengakibatkan rantai molekul menegang. Karena sifat hidrofiliknya, polimer tersebut dikelilingi molekul-molekul air yang termobilisasi, akibatnya larutan karaginan menjadi kental (Guiseley, et al., 1980 dikutip Warkoyo dan Hudyatmoko, 2007).


DAFTAR PUSTAKA
Britz, T.J. dan R. K. Robinson. 2008. Advanced Dairy Science and Technology. Blackwell Publishhing, Oxford.

Buckle, K.A., R. K. Edward, G. H. Fleet, dan M. Wooton. 1985. Ilmu Pangan Penerjemah: H.Purnomo dan Adiono. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Koswara, S. 2009. Teknologi Pengolahan Susu (E-book). Available at : www.ebookpangan.com (diakses 6 September 2011). 

Rachmawan. O. 2001. Penanganan Susu Segar. Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Suwito, W. 2010. Bakteri yang Sering Mencemari Susu: Deteksi, Patogenesis, Epidemologi, dan Cara Pengendaliannya. Jurnal Litbang Pertanian. 29 (3): 96-100. 

Walstra, P., T.J. Geurts, A. Noomen, A. Jellema, M.A.J.S. van Bookel. 1999. Dairy Technology. Marcell Dekker, Inc., New York. 

Warkoyo dan P. Hudyatmoko. 2007. Uji Fungsional Karaginan pada Susu Pasteurisasi: Kajian Jenis dan Konsentrasi Karaginan. Jurnal PROTEIN. 15 (2): 120-129. 

Selasa, 09 Desember 2014

Perlengkapan Bayi (New Born)

Weekend  kemarin, jajan-jajan di Pujasera Mambo, jadilah mampir ke LAVIE baby house. Ceritanya mau lihat-lihat sambil nengok harga barang-barang supaya bisa itung budget. Ga kuat deh liat barang-barang lucu, rasanya udah pengen belanja aja, hehe... Semoga dilimpahkan rezeki untuk kebutuhan Kaka.

Kegiatan liat-liat kemarin menghasilkan leaflet berisi barang-barang yang harus dipersiapkan untuk Kaka kelak. Lumayan lah buat nambah pengetahuan. Berikut ini gambarnya :

Duh ga jelas yaa... hihi.. ntar discan ah,.. skalian nanti update hihi..
Masukan dari senior-senior sangat dibutuhkan nih :)

Trimester Satu

Fuh fuh,,, tiup tiup debu di blog..
Lamaaaaa banget ga tersentuh, betul ternyata kata orang-orang : kalau mulai hamil mulai males. Tadinya mau meruntuhkan anggapan itu, cumaaa ternyata mual, lemes, pusing pas hamil itu memang dahsyat.

Kemarin sempat menulis sedikit tentang Trimester Satu, dengan gaya bahasa yang sedikit berbeda dengan tulisan sebelumnya. Sekarang mau di-repost dengan sedikit pembahasan tentang serba-serbi trimester satu,

Sebetulnya, saya dan suami tidak ingin menunda tapi juga tidak ingin buru-buru hamil. Sebabnya karena suami ingin naik gunung bersama saya hehe. Tapi tetep, ceunah belum pengen hamil tapi pantau masa subur di sini  hahaha.. Jadi buat temen-temen yang pengen hamil, pantau masa subur ya. Seharusnya kalo judulnya "ga pengen menunda" saya udah harus siap-siap nutrisi pra kehamilan, tapi ya gitu deh makan mah saaya-aya. 

Diawali dengan bulan tanpa tamu..
Awalnya kukira ia hanya terlambat datang, ternyata ia benar-benar tak datang.

Saya termasuk orang yang periode datang bulannya teratur, seharusnya saya kedatangan tamu tanggal 14 September. Tapi hari itu si tamu tidak juga datang, saya pikir meleset sedikit lah yaaa... Cuma suami udah mulai curiga, jadilah disuruh ke apotek beli test pack. Ada sedikit cerita pas beli test pack, ditawarin yang 3rb sama 10rb. Tiga ribuuuuuu? murah amaaat, asa ga percaya itu punya keakuratan hahahaa. Tapi ujung-ujungnya dibeli juga :D Ternyata test pask  3ribuan ini malah jadi favorit, mereknya OneMed. Jauh banget harganya sama Akurat (15ribuan) atau Sensitif (20ribuan). Cocok lah buat yang tingkat penasaran tinggi kaya saya, yang pengen ngetes tiap hari hahahaa.


Jika bukan karena tubuh yang tiba-tiba lunglai, mungkin aku masih santai..
Hari itu setengah sadar setelah tidur siang, tak kuasa aku menahan hasrat yang datang, membuktikan ada tidaknya calon bayi yang nantinya akan menendang-nendang..
Aku menggenggam test pack di tanganberlari dengan pikir yang penasaranMenunggu satu menit rasanya seperti satu zaman.Aneh, sebetulnya aku tidak ngoyo masalah titipan ini tapi tetap saja harap-harap cemas.
Satu menit berlalu, garis pada test pack itu masih sangat samar, aku memutuskan menunggu beberapa menit lagi dengan sabar.Rasa-rasanya jarum jam lambat sekali berputar...Ternyata masih saja samar, dadaku rasanya makin berdebar.Satu setengah, mungkin begitu aku menafsirkannya.Segera kucari di dunia maya, bagaimana seharusnya testpack bercerita.Seketika aku berkaca-kaca, karena aku hamil mungkin adanya.Kukabarkan berita pada suami, sembari bertanya benarkah ini?Dia bilang dia tak tau pasti dan mengirimku sejumlah smiley..Memberi beribu tanda tanya dan menambah deras air mata.Akhirnya aku bertanya sana sini dan mendapat jawaban yang cukup memuaskan hati.Ketika suamiku pulang, aku mendaratkan sebuah pelukan.Sesaat saling memandang, tanpa kata mimik kami saling bicara.Kami tersenyum kecil, di rahimku sepertinya memang ada makhluk kecil.Tapi kepenasaranan belum berhenti, sorenya kami membeli testpack lagi, untuk dicoba beberapa kali.


Foto hasil test pack menyusul yaaaa.. soalnya SD cardnya lagi ga kebaca hehe..

Rasa lemas dan mual datang hampir setiap hari, rasanya seperti aku bukan aku.Aku bersyukur punya suami baik hati, yang tanpa diminta mengerjakan sebagian tugas sehari-hari.Kadang, aku masih belum percaya ada calon makhluk kecil di dalam sana, terutama jika mual dan lemas tidak datang.

Setelah test pack menyatakan (kemungkinan besar) positif hamil, saat itu kira-kira hamil 3-5 minggu. Apa aja yang dirasa?
- sering pusing
- lemas
- sering BAK
- gampang lelah dan ngantuk
- belum mulai mual jadi bisa masak dan makan.
Lucunya, kalau badan lagi enak, malah jadi suka bertanya-tanya "beneran hamil ga yaa?". Saking penasarannyam, pengen cepet-cepet USG, tapi saran dari temen dan kakaknya suami yang juga dokter kandungan ditunda dulu aja USGnya, karena biasanya baru keliatan kantung kehamilan dan kadang harus USG transvaginal karena belum keliatan pakai USG biasa.

Sampai pada hari pertama kali kami melihat titik kecil itu nyata adanya.7 minggu usia "titik" itu, kini aku tidak ragu tentang keberadaannya, makhluk kecil yang dititipkan Rabb kami.
USG pertama! Memutuskan untuk kontrol pertama di RS Hermina Arcamanik ke dr. Ira, Sp.OG. Kenapaaaa? karena suami maunya saya ditangani dsog perempuan, dan kami hanya bisa kontrol weekend. Setelah USG berkali-kali mengucap "Alhamdulillah", beneran hamiiiil. Sekarang mah beneran percaya hamil. Dokter belum banyak menjelaskan apa-apa, cuma ngewarning aja minggu ke 8-12 akan lebih sering mual. 

Hasil USG pertama : 7w 


Hari berganti hari dilalui dengan hati-hati
Mual bisa datang diwaktu yang tidak terduga, bisa jadi saat makan atau justru saat berdiam.
Bau bawang dan sop serta penampakan wortel dan kangkung harus dijauhkan.
Trimester satu memang melelahkan, tapi Alhamdulillah menurur orang-orang keluhanku ringan.
Banyak calon ibu yang tak bisa makan bahkan sampai pingsan.


Benar saja, mulai minggu ke-6 makin berat rasanya: mual, pusing, lemasnya lebih dahsyat. Alhamdulillah ga pernah sampai muntah, dalam trimester 1 cuma muntah 2 kali. Karena sering cape dan pusing, ranah domestik sering ditangani suami. Tentang ngidam, ga terlalu rewel Alhamdulillah, cuma minta pempek aja hahaha, padahal di Patrol susah . Ngidam yang masih belum kesampaian , adalah Rambutan, da gimana atuh belum musim hehehe. 

Di akhir trimester 1, saat usia "titik" 12 minggu, kami kembali melihat lewat layar.Setelah menunggu dengan sangat sabar.Duduk menunggu panggilan dengan ja tung berdebar."Titik" itu bukan titik lagi, ia sudah berbentuk.kami melihat kepala, dua tangan, dua kaki.Rasanya senang sekali.Terlebih saat kau beraksi, tanganmu bergoyang-goyang.Kata dokter, calon bayiku sedang senang.Ketika dokter menunjukkan kelipan bagai bintang -yang ia bilang itu detak jantung- air mata mendarat di pipiku, dan suamiku, aku melihatnya tertegun.Aku tahu, sebagai dokter, bukan pertama kali ia melihat makhluk kecil via USG, tapi melihat buah hatinya di sana, ia bilang ada perasaan yang tak terungkap dengan kata.Lebih dari senang, sangat antusias, tersisip sedikit khawatir, dan berbagai campuran rasa lain yang teraduk-aduk.Andaikan ada kamus yang sudah merevisi kosakata yang menggambarkan perasaan itu.

Tanggal kontrol adalah tanggal yang paling ditunggu apalagi jadwalnya pas mensiversary (9 November 2014), tiga bulan saya dan suami menikah. Kali ini kontrolnya di RS Hermina Arcamanik sama dr. Rina Eka Puspitasari, Sp.OG. Dokter Rina lebih lemah lembut dan detail dalam menjelaskan. Alhamdulillah, Kaka -sebutan kami untuk calon anak kami- sehat dan sesuai perkembangannya. 
Hasil USG kedua : 12 w

Aku sangat bersyukur ya Rabbi, Engkau titipan amanah di rahim ini.
Aku sangat bersyukur ya Rabbi, Engkau berikan suami yang amat baik hati.Aku sangat berayukur ya Rabbi, Engkau tempatkan aku di antara orang-orang yang baik hati.
Alhamdulillah trimester satu sudah terlalui..Aku menunggu kejutan dari makhluk kecil di rahimku.Bismillahirrahmanirrahim..


Saat ini usia kandungan saya  16 minggu, sudah USG juga hehe, tapi nanti tulisannya dirapel di trimester 2 ya.. Doakan kami :)

Ga seru kalau ga ngasih tips, untuk catin yang tidak ingin menunda, tipsnya cek masa subur, berikhtiar dengan suasana hati yang gembira, jangan stress, jangan jadikan tertekan karena ingin cepat hamil, makan makanan bergizi seimbang, dan tetap semangat :)

Senin, 22 September 2014

PR Matematika Anak SD Heboh Di FB --> Lecutan Untuk Kembali Belajar danMengambil Hikmah

Assalamualaikum catin dan balon catin...
Tulisan hari ini sedikit mainstream, mengenai PR matematika anak SDyang dikerjakan kakaknya, dislahkan oleh guru, dan menjadi perbicangan di media sosial (bahkan menjelek-jelekkkan guru) karena si kakak mengupload foto ke FB. Foto PR anak SD tersebut sebetulnya sudah saya lihat sejak malam minggu kemarin di sebuah grup di FB. saya dan suami langsung membahas. ami berdua langsung bisa paham mengapa guru tersebut menyalahkan hasil kerja (kakak) muridnya karena saya masih ingat saya mengajari adik saya mengenai konsep perkalian sesuai dengan apa yang ada di buku Matematikanya dan suami saya masih ingat betul konsep perkalian yang diajarkan kembali oleh guru Matematika kami yang killer semasa SMA.

Tulisan ini cukup panjang, sebelum mata lelah saya akan menyampaikan hikmah yang saya ambil dari kehebohan ini:
  1. Sebagai calon ibu, wanita harus cerdas, karen ia akan menjadi pendamping anak-anaknya belajar.
  2. Ibu tidak boleh tidak mau tau apa yang dipelajari anaknya.
  3. Ibu harus pandai berkomunikasi dengan anak.
  4. Ibu harus memiliki rasa ingin tahu dan terus menerus memperluas wawasan.
  5. Ayah pun tak boleh ketinggalan ambil peran, harus bahu membahu mendidik anak dengan baik.
Saya tampakkan di bagian atas supaya orang tua, catin, dan balon catin sama-sama belajar, pun dengan saya dan suami.

Pagi ini,suami saya memposting link berita tersebut  Saya sedih karena kakaknya ternyata mahasiswa dan semakin sedih ketika saya lihat komen di grup menanggapi foto ini. Komen di grup berubah menjadi ajang perdebatan,ajang menyalahkan guru, dan memperlihatkan betapa sebagian orang sangat sulit untuk menerima kebenaran (padahal sudah ada yang komen untuk menjelaskan bagaimana konsep matematika yang diharapkan bisa dipahami melalui PR ini).
Ada yang menyatakan :
1) Saya sih setuju sama kakanya, kan 4-nya ada 6 jadi 4 x6
2) Apa sih bedanya 4x6 sama 6x4?
3) 100% gurunya salah, kan bukan soal cerita?
4) Ini yang bikin tidak kreatif
5) hari gini masih mikirin konsep? ketinggalan zaman
Saya lebih menyoroti sifat keras kepala orang-orang yang masih tidak bisa menerima penjelasan. Sesungguhnya kita tidak bisa menjudge, siapa yang benar, siapa yang salah. Kita tidak pernah tau hal-hal di balik semua itu. Namun, saya teta tergelitik mencari-cari sumber bacaan. 

Sumber bacaan pertama adalah ebook keluaran Departemen Pendidikan mengenai konsep dasar perkalian, silakan dibaca dengan saksama, bisa diunduh di link ini. Apa yang saya pelajari dari buku ini:
  1. Perkalian dan pembagian mulai diajarkan di SD kelas 2 semester II, jadi kalau ada yang bilang konsep perkalian mahasiswa yang belajar, tersanggah.
  2. Mengapa anak-anak tidak memahami perkalian dengan baik? karena pembelajaran awalnya tidak kontekstual dalam arti tidak mengaitkan permasalahan dengan konteks kehidupan nyata yang dikenal peserta didik sehari-hari.
  3. Secara matematika yang dimaksud dengan perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan-bilangan yang sama pada setiap sukunya.
  4. Mempelajari perkalian dengan contoh menghitung kaki kambing seperti berikut                        3 kambing = 3 × 4 = 12 (sebab kaki kambing I + kaki kambing II + kaki kambing III = 4 + 4 + 4 = 12.

Sumber bacaan kedua adalah hasil penelitian mahasiswa UPI yang dapat dibaca dan diunduh di sini.
Tulisan ini menyoroti mengapa siswa SD pada sekolah yang diteliti memiliki pemahaman yang rendah pada pokok bahasan perkalian. Beberapa poin yang saya garis bawahi:

  1. Pemahaman siswa pada konsep dasar perkalian perlu ditingkatkan agar pada kelas selanjutnya sehingga tidak hanya hafal dengan urutan perkalian saja tetapi betul-betul dilandasi oleh konsep yang jelas.
  2. Perkalian adalah penjumlahan berulang dengan angka yang sama. Dari pengertian tersebut, sudah jelas adanya keterkaitan antara perkalian dan penjumlahan. 
  3. Konsep dasar perkalian adalah penjumlahan berulang dengan angka yang sama (Sutawidjaja, 1992:197) Contohnya: Perkalian "3 x 4" (yang dibaca tiga kali empatnya) diartikan sebagai  “ 4 + 4 + 4”. Perkalian "4x3" (yang dibaca empat kali tiganya) diartikan sebagai "3+3+3+3"  Jadi axb= b+b+b+....+b (sebanyak a kali)
  4. Beberapa "kekurangan" guru berdasarkan hasil observasi pada sekolah bersangkutan : tidak mengaitkan materi dengan materi sebelumnya, tidak memerhatikan kesiapan dan kematangan siswa, kurang kreatif, mengajarkan metode tradisional dengan menghafal, tidak menggunakan alat peraga.
  5. Beberapa "kekurangan" siswa : Sebagian besar siswa mengobrol waktu guru memberi penjelasan, hanya sebagian kecil yang memerhatikan, siswa mengganggu temannya sehingga kelas ribut, siswa tidak menggunakan konsep penjumlahan berulang dalam perkalian, siswa hanya menghafal, siswa yang tidak hafaltidak bisa mengerjakan soal.
  6. Solusi untuk menyelesaikan masalah : menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (Realistic Mathematics Education/RME). *saya belum mempelajari lbih jauh tentang ini*
Sumber bacaan ke tiga menguatkan tentang konsep perkalian dapat dibaca di sini.
Konsep dasar perkalianadalah penjumlahan berulang:
Setiap kotak Cornetto berisi 4, ada 5 kotak cornetto berarti 4+4+4+4+4 = 5 x 4 = 20

Sumber bacan selanjutnya mengenai RME dapat dibaca di sini.
 
Tulisan ini bukan untuk membela guru pada berita tersebut, saya sebagai orang awam yang kebetulan tertarik mencari tahu hanya ingin berbagi. Di balik itu semua saya berusaha mengambil hikmah yang sudah dibahas di atas. Semoga kita semakin bersemangat untuk belajar menjadi pendamping anak-anak kita belajar di rumah kelak.

Kamis, 18 September 2014

Contoh Check List Persiapan Pernikahan Lengkap

Assalamualaikum....
Halo catin dan balon catin :)
Alhamdulillah internet bener lagi jadi bisa posting yang selama ini ingin diposting hehe..
Posting kali ini membahas check list persiapan pernikahan yang disertai juga dengan kejadian faktual persiapan pernikahan saya dan suami.

Tidak semua orang suka dan terbiasa membuat checklist, kalau saya sih suka hehe.. Saya sangat suka membuat check list dan to do list supaya kegiatan saya terkontrol. Contoh check list yang saya buat merupakan rangkuman dari beberapa check list persiapan pernikahan. Sebetulnya setiap orang akan memiliki check list yang berbeda, pun dengan saya. Aa yang saya share di sini hanya sedikit gambaran buat catin dan balon catin. Filenya bisa diunduh di sini yaaa....

Nah sekarang saya akan berikan bahasan dan perbandingan antara check list dengan yang faktual terjadi, dimulai dari 9-6 bulan menjelang hari H ya, silakan disimak.
 

Baru juga bulan pertama tapi udah keliatan ya bedanya antara check list dengan yang faktual. pada tabel sudah diuraikan ya maksud dari setiap kegiatan seperti apa, kalau kurang jelas boleh komen. Persiapan di bulan-bulan tersebut masih cenderung santai, karena masih lama. Dari sekian banyak yang harus dipersiapkan, menurut saya yang paling penting adalah GEDUNG. Kenapa? karena gedung di Bandung terutama di awal tahun saja  bisa sudah di-booking sampai pertengahan tahun. Gedung juga sangat memengaruhi biaya dekorasi dan beberapa teman saya berubah rencana pernikahannya karena si gedung ini. Oia saran untuk Gedung, sesuaikan dengan kapasitas yang dibutuhkan, usahakan dekat dengan rumah, bisa ikut ke forum-forum diskusi pernikahan untuk mendapatkan over sewa gedung.


Mari kita lanjutkan ke 5 bulan sebelum hari H..

  
Bagi saya, lima bulan menjelang pernikahan adalah bulan tersantai, karena sudah memutuskan menggunakan WO dan sudah mendapatkan gedung, jadi saat itu hanya diskusi ringan dengan WO itu pun melalui BBM.

Yuk kita lanjutkan ke persiapan 4 bulan sebelum hari H...

Vendor fotografi biasanya melayani foto prewedding 4-2 bulan menjelang hari H. kebetulan saya sih di 3 bulan sebelum, jadi di bahas kemudian yaa.... 

Empat bulan menjelang hari H, saya berkesempatan untuk test food dan hadir di event yang dipegang oleh WO yag saya pakai. Kalau yang tanpa WO, usahakan test food  di awal-awal sebagai pertimbangan vendor mana yang akan dipilih. Kalau saya kemarin lain perkara, sudah memilih dulu WO baru mencoba makanannya. Sebetulnya agak nekad sih, tapi Alhamdulillah makanannya tidak mengecewakan. 
Pada saat event perhatikan setiap detail acaranya, sehingga kta bisa mempersiapkan misalnya ada rangkaian acara "mulang asih" yaitu memberikan "seserahan" kepada CPP sebagai balasan dari seserahan CPW. Sebelumnya saya tidak pernah kepikiran tentang itu, karena kebetuan calon suami saya ulang tahun sebelum pernikahan, jadilah kadonya dipakai sebagai "mulang asih". Dengan hadir di event kita bisa lihat bagaimana kinerja WO dan memberikan masukan untuk enyelenggaraan acara kita nanti.

Berlanjut ke 3 bulan sebelum hari H...
Sebetulnya saya dan terutama calon suamitidak mau ada foto pre-wedding, tapi karena termasuk paket jadilah kami ambil dengan tujuan saya bisa sekaligus test make up. Foto pre-wedding saya dan calon suami bertemakan formal (berkebaya dan beskap), profesi (dokter dan teknologi pangan), dan hobi. Foto yang ditampilkan di galeri tidak ada yang satu frame, hehe... Ada satu foto favorit saya yang saya jadikan cover foto pada invitation FB, yaitu yang ini:
Kami juga melakukan fitting baju pengantin dan baju orang tua. Hanya saja baju orang tua hanya ibu saya saja, karena hanya ibu yang ikut ke WO. Fitting keluarga yang lain dilakukan saat technical meeting.

Tiga bulan menjelang pernikahan pihak WO mulai lebih intens menyiapkan acara kami. Pun dengan kami, mulai merasa agak sibuk dalam persiapan, salah satunya persiapan berkas ke KUA. Berhubung berkas saya baru bisa masuk KUA kalau sudah disertai berkas calon suami, jadilah saya "memburu-burui"nya, soalnya dia mulai penempatan di RS. Untuk berkas mungkin nanti dibuat tulisan tersendiri, atau catin dan balon catin bisa cari-cari dulu deh yaa hehe...

Seragam keluarga saya dan calon suami berbeda dan menurut kesepakatan cari sendiri-sendiri yang penting nuansa sesuai dengan tema ernikahan yaitu gold. Saya dan ibu belanja kain brukat di Gani Artha yaitu sebuah pabrik yang memiliki toko di area pabriknya di Ujung Berung, sedangkan kainnya belidi Mexdi Pasar Baru. Kain-kain tersebut dipotong sesuai kebutuhan masing-masing orang dan dimasukkan dalam 1 plastik lengkap dengan kerudungnya. Oia, yang tadi itu seragam kaum ibu, yang kaum bapak beli jadi, berupa kemeja batik lengan pendek untuk yang muda-muda dan lengan panjang untuk yang sepuh. Kemeja batik dibeli di Pasar Baru denganharga kodian jadi lebih murah. Kain dan kemeja juga dibeli untuk among tamu dengan warna yang hampir serupa tapi tak sama.
Keluarga besar saya ada di Wonosobo dan Purbalingga, Alhamdulillah berkesempatan untuk pulang pada H-3 bulan untuk sowan seklaigus membagikan kain supaya bisa dijahit. Model dasar ditentukan oleh ibu, sedangkan detail diserahkan ke masing-masing orang.

Tiga bulan menjelang hari H, dummy undangan sudah jadi, saat itu saya mengoreksi nama orang tua, lokasi akad, dan alamat rumah. Pengoreksian dummy harus teliti yaaa, jangan sampai salah. Oia, sepakati juga dengan orang tua mau pakai gelar atau tidak, soalnya kemarin saya dikomplain masalah ini hihii...

Waktu rasanya mulai cepat berlalu saat itu, tiba-tiba tinggal 2 bulan lagi dan inilah check list serta faktualnya:

   


Di awal bulan saya suntik TT yang pertama, agak mundur dari jadwal karena vaksin di puskesmas habis, jadi pinjam punya bidan Puskesmas dulu. Tentang suntik TT dan berbagai vaksinasi lain bisa dibaca di FB dr. Piprim yaaa. 
Berkas dari calon suami saya sudah lengkap jadi saya bisa mulai proses di tempat saya. Nah, pas di RW, kata pak RW-nya biar beliau saja yang urus, karena ga ebak nolak, ibu saya mengiyakan. Jadi proses pegurusan berkas oleh saya selesai di situ, tinggal  follow up.

Saya adalah orang yang panikan dan segala bisa jadi pikiran, saya takut banget souvenir  dari WO yang 600 pcs itu kurang, jadilah saya beli gunting kuku 400 pcs , karena menurut perhitungan saya yang minta souvenir bakal segituan. Ternyataaaaa souvenirnya sisa banyak sodara-sodaraaaaaa, tapi gapapa bisa buat dibawa ke kampung halaman, untuk saudara yang titip kado tapi tidak hadir. Selain membeli souvenir tambahan, saya juga membeli souvenir khusus untuk saudara sekandung ayah dan ibu. Selain itu disiapkan juga souvenir untuk yang tidak bisa hadir_yang datang baik H-1 maupun H+sekian ke rumah. Sebetulnya ada istilahnya itu teh, cuma lupa pisan hehehe.... Kalau ga salah isinya kue kering, minuman, gula, dan teh yang dikemas di tas kecil bahannya semacam kain tisu, belinya di Cibadak.

Tentang laguuuu... haduh ga usah dibahs deh ya da ini mah selera masing-masing hehe.. Nanti kalau lagi pengen diupdate deh ^^...*maafkan

Nah tentang label undangan saya sempat dibuat kesel sama template hasil googling *padahal mungkin sebenernya saya aja yang gaptek*. Akhirnya saya setting sendiri untuk label FOX No.103 dan dengan saksama menulis nama-nama tamu hehe. FYI saya ga dibantuin :( *ga penting

Akhirnya sampai ke 1 bulan menjelang hari H, silakan dilihat :


Satu bulan sebelum hari-H seharusnya semua sudah fix yaaa, tinggal cek dan ricek aja. Oia, 1 bulan setelah suntik TT 1, saya suntik lagi. Nah yang ke-2 langsung di bidan, karena katanya di Puskesmas baru ada pertengahan Juli. 

Undangan jadi sekitar 3 minggu sebelum acara, undangan yang harus dikirim saya dahulukan, sedangkan yang untuk tetangga belakangan,kata ibu suoaya ga pada lupa. Momen paling manis itu waktu nganter undangan ke guru-guru, masih pada inget ternyata sama saya *haru.

Berkas KUA juga mulai di-follow up, ceritanya ada di sini yaaa.. biar ga dua kali :) 

Tiga minggu menjelang acara juga dilakukan tech meet karena minggu depannya sudah Lebaran. Pas tech meet ini juga ada keluarga dari calon suami. Di sini dibahas detai tiap rundown dan panitia keluarga,nanti deh dibahas khusus *banyak janji*.

Cincin yang sudah dipakai sejak lamaran mulai kusam dan banyak 'luka"nya, jadilah dibersihkan sekaligus digrafir di Blessing. Tanpa biaya! Prosesnya kalau ga salah 2 hari, ga hapal soalnya yang urus calon suami.

Terakhir tapi paling menyenangkan adalah perwawatan di salon hihii... lagi-lagi CPP mah ga boleh ir, soalnya ini mah biasanya buat CPW doang. Satu lagi adalah menghubungi tour buat honey moon supaya tenang dan tinggal berangkat.

Alhamdulillah selesai juga bahasannya.... seneeeeng karena bisa memenuhi hasrat pribadi yang pengen share tentang ini. Ingat ya ini cuma contoh, bukan patokan mutlak. Semoga bermanfaat!

Selasa, 16 September 2014

Kado Pernikahan (Dapet kado apa? Ngado apa ya?)

Halo halo...
Internet di rumah lagi eror.. Jadilah nebeng ngeblog di Ipad suami..
Kali ini mau bahas kado pernikahan...

Kenapa?
Satu. Kemarin dapet banyaaaaak banget kado pernikahan
Dua. Bisa buat masukan bagi yang ditanya : "mau dikadoin apa pas nikah?"
Tiga. Ide buat yang bingung mau ngado apa buat nikahan temen/ saudara"
Postingan ini beneran ga ada unsur mau pamer yaaa sahabat semuaa... Agar cakrawala perkadoan kita terbuka saja *lebay

Pict menyusul ya hihi... *ga mau ngaku kalo gaptek*

Kado yang kemarin kami terima dari sahabat, teman, saudara antara lain:
1. Sajadah tebel
Alhamdulillah dapet sajadah... Semoga yang memberi sajadah dialiri pahala setiap kali sajadahnya dipakai solat, aamiin.. :)

2. Tup***ware set warna ijo
Ada 2 set, jadi dua rumah kebagian. Wadah-wadah ini kepake banget buat menghidangkan makanan terutama kalau ada tamu. Terima kasjih buat sahabat-sahabat tersayang dan saudara yang udah ngasih ini...

3. Wadah bumbu Tup***ware
Wadah bumbu berguna banget, terutama yang langsung tinggal berdua saja dengan suami (bukan di rumah ortu atau mertua)..

4. Steam It Tup***ware
Kalau yang ini buat kukus-kukus supaya makanan lebih sehat dan tubuh lebih langsing #eh.

5. Tas pesta
Kado yang ini khusus buat istri, hihi.. Suami ga boleh pakai!

6. Sprei
Kado ini lumayan banyak dapetnya, termasuk benda favorite yang dipilih buat ngadoin. Kebanyakan ukurannya King atau Queen.. Nah buat masukan, kalau ada yang mau ngado buat yang nikah yang nantinya ngekos bisa juga kasih yang ukuran lebih kecil..hihi..

7. Rice cooker
Alhamdulillah dapet 2 rice cooker, pas banget! Yang kecil dipakai di kontrakan (kosan sih sebenernya) satu lagi yang besar bergambar Citra Kirana buat di rumah. Kado ini pas banget buat diberikan ke pasangan yang langsung tinggal terpisah dari ortu.

8. Gelas dan Tea Set
Sama seperti sprei, benda ini juga favorite karena dipandang kepake. Dan bener banget, kepake buat di rumah baru :)

9. First Delight Tup***ware
Set ini isinya misting 2, tempat minum 1, sm tempat sayur berkuah 1. Alhamdulillah dapet 2 set *horeeee... Sebagian tidak digunakan sebagaimana mestinya sih hehe, maksudnya kan mestinya buat bekel, nah ini mah buat naro makanan :D .. Gapapa lah yaaa...

10. Jilbab dan bros
Lagi-lagi ini mah buat istri.. Suami dilarang pakai ^^

11. Toaster
Rasanya dapet benda ini tuh seneeeeng.. Soalnya bisa bikin roti bakar sama toaster cake kaya zaman SD dulu... Dulu ibu bikinin buat sarapan, hehe.. Jadi semacam nostalgia..

12. Bed cover
Ini juga favorite banget.. Alhamdulillah dapet banyak banget sampe mau ganti warna apa bebas hehe.. Ada yang motif wayang, bunga, abstrak.. Berbagai warna ada... Senangnyaaaaa \(*o*)/

13. Blender
Blender adalah salah satu barang kebutuhan utama rumah tangga, buat ngejus ini ngejus itu, blend ini blend itu. Seneng banget dikadoin ini :)

14. Pigura
Kado pigura bisa jadi alternatif buat yang ga mau mainstream.. Pigura ga cuma bisa dipake buat foto nikahan aja looh, bisa dipake buat foto anak kelak :)

15. Jam dinding
Ini nih kecil tapi suka kelupaan dibeli sama yang punya rumah baru. Jadi kado ini bermakna banget, hehe.. Buat yang pengen jam dindingnya beda, sekarang banyak percetakan yang bisa buatin jam custom satuan, jadi bisa pake foto pengantin atau gambar yang disukai pengantin.

16. Tas moka
Hahahaaa... Udah benda kesekian yang buat istri nih, suami ngiri :p

17. Griller
Nah ini pas banget buat di Pantura, hahahhaa..buat bakar ikan..

18. Semacam ha**y call tapi lupa merek
Yang ini dibeliin adik junior kesayangan... Seneng banget punya ini hehe.. Jadi bisa masak ala chef...

19. Kompor gas
Alhamdulillah dapet kompor gas juga banyak.. Jadi kalo mau buka catering bisa :D.. Gara-gara banyak kado kompor gas, suami nanya "kok ga ada yang ngasih tabung gas ya?" Dan saya hanya memandanginya dengan tatapan -_-

20. Li******
Yang ini area dewasa.. Hehe.. Sempet kaget juga dikadoin ini hehe...

21. Setrikaan
Ieu oge kaanggo pisan, kepake banget buat sehari-hari... Alhamdulillah jadi punya 2 seteikaan...

22. Parfum dan perangkat lain dari Ori*lame
Pas dapet kado ini dan ada katalognya jadi syok melihat anga di belakang Rp-nya... Alhamdulillah dikadoin parfum buat wanita dan pria.. Kereeeen

23. Frosty Blue set Tu****ware
Another Tu****ware set yang kece oke banget... Membantu sekali untuk saya yang pakai kulkas barengan sama penghuni lain...

24. Selimut
Dapet selimut lembuuuuuuuuuut banget kaya buat bayi... Sampe bikin cari tau bahannya, ternyata 100% polyester... Kelembutannya melebihi kaki yang rorombeheun ini *yaiyalah... Meskipun tinggal di Pantura, kalau tidur saya harus pake selimut hihi, jadi seneng dikasih selimut...

25. Wadah hidangan keramik
Entah harus ngasih nama apa ini teh, pokoknya wadan panjang-panjang gitu kaya buat naro sushi.. Tapi da ga diisi sushi, isi bala-bala :p

Ide lain yang mungkin bisa dieksekusi:
1. Lampu tidur
2. Bantal dan guling custom
3. Mixer
4. Oven dan alat baking
5. Wadah kerupuk
6. Pisau set
7. Teflon
8. Panci
9. Teko
10. Pewangi ruangan otomatis
Asa jadi nyebutin isi rumah ya ;) hahaha.... Namanya juga ngado ke yang bangun rumah tangga... Nanti kalo kepikiran diupdate lagi deh hihi... Atau ada yang mau kasih masukan? Komen aja yaaaa....

Oia, kalau mau kasih kado ada baiknya sesuaikan dengan orang yang mau dikasih. Misalnya setelah nikah dia tinggal dimana, apa aktivitasnya, apa warna kesukaannya, dll.. Iih ngeribetin ya sarannya, hehe.. InsyaAllah orangnya bakal seneeeeeeeeeng banget kok kalo nemu kado yang dia pengen dan suka :)

Sekian dulu share tentang kadonya... Semoga bermanfaat



















Kamis, 11 September 2014

Lamaran #Throwback

Pagi menjelang siang ini agak santai, urusan dapur dan rumah sudah beres, jadilah oprek-oprek Ipad suami. Eh nemu video pas lamaran, terinspirasi buat menuliskan sekelumit cerita lamaran kami deh..

Beberapa minggu sebelum lamaran saya googling tentang susunan acara lamaran. Maklum, anak pertama dan belum pernah ikut prosesi lamaran saudara jadi bingung deh. Ada beberapa blog yang saya kunjungi, sayangnya saya lupa mencatat alamatnya, jadi saya sarikan saja isinya ya sekaligus saya ceritakan juga pengalaman lamaran saya. Oia, ada yang suka nanya khitbah sama lamaran sama atau beda sih? bisa dibaca di sini ya :)

Sebetulnya khitbah dalam Islam itu simpel, tapi budaya kita yang menyebabkan acara khitbah (plus plus) menjadi terkesan banyak yang harus dipersiapkan. Hantaran, cincin, ramah tamah, dan lain-lain sebetulnya tidak diharuskan, tetapi menjadi penyemarak dan akan menjadi kesan tersendiri. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum lamaran, antara lain:

1. Konsep dan susunan acara
 Konsep maksudnya acara lamaran akan diselenggarakan secara formal, semi formal, atau tidak formal (kayaknya ga ada deh yang tidak formal di Indonesia *sotoy). Kalau saya kemarin pakai semi formal, jadi susunan acara tetap dibuat tapi pelaksanaannya fleksibel, bisa bercanda-bercanda, rileks lah pokoknya. Ibu saya membayangkan kalo yang formal nanti jadi ga bebas haha hihi, jadilah diramu sedemikian rupa.

Susunan acara yang saya peroleh dari mampir-mampir blog adalah sebagai berikut:
a. Pembukaan oleh MC
b. Perwakilan keluarga pria mengutarakan maksud dan tujuan.
c. Perwakilan keluarga wanita menolak/ menerima berdasarkan jawaban balon catin wanita.
d. Penyerahan simbolis hantaran (opsional)
e. Pemasangan cincin (opsional)
f. Perkenalan keluarga
g. Penutupan dan doa
h. Ramah tamah
i.  Penyerahan hantaran balasan.
Oia, ada juga yang memasukkan diskusi penentuan tanggal di susunan acara. Ada juga yang penentuan tanggalnya pada pertemuan lain, terpisah dengan lamaran.

Sebelum lamaran sebetulnya susunan sudah dibuat, tapi pada akhirnya ada yang menclak menclok alias jadi berubah. Susunan dan perubahannya adalah sebagai berikut:
a. Pembukan oleh MC
b. Seharusnya perwakilan keluarga pria menyampaikan maksud dan tujuan terlebih dahulu, tapi pas acaranya eh jadi perkenalan keluarga dulu deh ditambah penyerahan hantaran baru dilanjutkan dengan mengutarakan maksud dan tujuan.
c. Pihak wanita menjawab (saya dipanggil dari kamar - ditanyai menerima atau tidak - jawaban saya diulang perwakilan keluarga).
d. Pemasangan cincin
g. Mohon restu orang tua (ini ga ada di susunan acara, tapi pakde sebagai MC inisiatif pengen bikin saya nangis).
h. Penutupan dan doa.
i. Ramah tamah
j. Penyerahan hantaran balik
2. List keluarga, tetangga, teman yang hadir
Kenapa perlu dilist?
Supaya bisa memperkirakan rumah kita cukup ga? perlu tenda ga? pesan makanan berapa ya?
3. Penugasan
Penugasan ini penting supaya acara lancar, dalam acara lamaran biasanya dibutuhkan MC, perwakilan keluarga pria, perwakilan keluarga wanita, seksi konsumsi, pembaca doa, dokumentasi. Kemarin tugas dokumentasi luput dari perhatian saya karena kamera tiba-tiba rusak, jadilah pake handphone dan yang ngefoto adik saya. Momen-momen yang bagus ga ke-capture soalnya posisi duduk dia ga pas dan rumahnya lumayan penuh.
4. List hantaran balik
Hantaran diberikan keluarga pria ke keluarga wanita. Kan asa gimana gitu yah kalau ga ada hantara balik (lagi-lagi perasaan yang mengendalikan :p), jadilah ada hantaran balik. Kalau kemarin hantaran untuk saya berisi baju, kain, jilbab, buah, kue/makanan, manisan, sari lidah buaya. Secara tidak sengaja hantaran baliknya hampir sama, di hantaran ada kacang Pontianak, hantaran balik kacang Dieng, di hantaranada sari lidah buaya, di hantaran balik ada sari buah Carica. hihi... Hantaran dan hantaran balik menurut saya sih simbol perhatian dan kasih sayang antara dua keluarga.
5. Budget
Biaya acara lamaran bisa biasa-biasa saja, bisa juga "lumayan" tergatung bagaimana konsep dan kemampuan. Beberapa komponen yang memerlukan biaya antara lain : pakaian (kalau mau pakai pakaian yang agak istimewa), tenda dan kursi (kalau mau pakai karena rumah tidak mencukupi atau memang konsepnya begitu), cincin (kalau ada), makanan dan buffet ramah tamah (kalau ada) hantaran balik (kalau ada). 

Rasanya dilamar itu dag dig dug, apalagi pas diumpetin di kamar. Dari dalam kamar bisa denger orang di luar haha hihi, ngomongin saya, balon suami saya diceng-cengin & dibikin gugup, rasanya pengeeeeeen banget cepet keluar. Perwakilan keluarga pria kebetulan Papanya balon suami, banyak bercanda dan bikin anaknya salting kaya di foto di bawah :

Ada yang mesam mesem tuuuh..

Ternyata bukan balon suami aja yang dikerjain, saya juga dikerjain. Pas menjawab pertanyaan kesediaan, suara saya dibilang ga  kedengeran, jadi diulang beberapa kali. Terus tiba-tiba ada acara minta restu orang tua, jadilah saya yang gampang nangis ini kebanjiran air mata.

Setelah lamaran rasanya lega sekaligus deg-degan, lega karena Alhamdulillah satu tahapan terlalui, degdegan karena banyak yang harus dipersiapkan. Semangat mempersiapkan diri yaa balon catin, semoga bermanfaat.